BeCome a Fans

Populer Post

Community

Pique: Barca Tetap Wajib Tambah Amunisi


Pique: Barca Tetap Wajib Tambah Amunisi
Bek BarcelonaGerard Pique meyakini jika sang juara La Liga Primera masih punya banyak ruang untuk berbenah, namun mereka harus siap menambah kekuatan tim demi musim depan.

Blaugrana musim ini mengunci gelar juara liga untuk kali ke-22, namun mereka justru melalui pengalaman menyakitkan di Copa del Rey serta Liga Champions. Dan demi kebangkitan di musim depan, suntikan tenaga yang signifikan diyakini Pique amat mereka butuhkan.

"Tim ini masih punya lebih banyak (potensi). Kami harus coba terus juara dan meraih lebih banyak trofi. Ada pemain sangat muda dalam skuad ini yang berambisi terus menang. Anda bisa selalu berbenah. Di tahun kami meraih treble pun, kami membeli 4 atau 5 pemain untuk memperbaiki skuad yang sudah ada," paparnya.

Kekasih Shakira itu menambahkan, "Jika Anda tak berbenah, maka Anda tertinggal. Kami harus mencoba terus jadi yang terbaik. Jika Anda harus berlatih lebih keras, lakukan itu. Jika Anda harus mencoba lebih keras, lakukan itu. Jika Anda perlu memperkuat tim, maka klub tahu apa yang harus dilakukan." 

Valdes Minta Barca Gratiskan Kepergiannya


Valdes Minta Barca Gratiskan Kepergiannya
Victor Valdes disebut tengah berusaha memaksakan kepergiannya dari Barcelona FC pada bursa transfer nanti. Kali ini, Valdes meminta pihak klub untuk merelakan dirinya pergi secara cuma-cuma alias tanpa biaya transfer.

Kiper Barca ini sudah cukup lama menegaskan tak akan memperpanjang kontraknya di Barca. Ia ingin mencari tantangan di klub baru yang berani memberinya gaji lebih besar dari yang diberikan Barca. Klub kaya baru seperti AS Monaco tentunya tak akan terlalu keberatan memberikan gaji yang besar.

Kontrak Valdes sebenarnya baru berakhir musim depan. Saat ini belum jelas apakah Barca akan melepasnya musim ini atau saat kontraknya berakhir nanti.

Menurut Sport, Valdes meminta pihak klub untuk membiarkannya pergi ke klub lain tanpa biaya transfer. Valdes merasa dirinya layak mendapatkan kebebasan itu karena telah mengabdi cukup lama di Barca. Jika bergabung dengan klub lain tanpa biaya, maka kesempatan valdes untuk mendapatkan gaji besar juga lebih terbuka.

Pihak Barca keberatan dengan permintaan sang penjaga gawang. Mereka khawatir jika kali ini Valdes diberikan kebebasan, maka akan ada pemain lain yang meminta hal yang sama nantinya.

Eks Defender United Tutup Usia


Eks Defender United Tutup Usia
Mantan defender Manchester United era 70-an, Brian Greenhoff tutup usia pada Rabu pagi waktu setempat.

Greenhoff meninggal di usianya yang ke 60. Seperti yang diberitakan The Manchester Evening, pemain yang bergabung bersama Setan Merahsejak usia muda tersebut meninggal di rumahnya, Rochdale, tak jauh dari Manchester.

Selama karirnya, Greenhoff telah menorehkan 271 kali bermain untuk United dan mencetak 17 gol. Sedangkan untuk timnas Inggris, ia mencatatkan 18 kali penampilan.

Setelah dari United, Greenhoff memilih untuk hijrah ke Leeds United. Dan kemudian menuju Rochdale. Di klub tersebut, pria kelahiran 1953 silam itu menjadi pelatih sekaligus pemain.

Sepak Bola, Olah Raga Paling Tak Aman di Spanyol


Sepak Bola, Olah Raga Paling Tak Aman di Spanyol
Sepak bola boleh saja jadi olah raga terpopuler di dunia, juga di Spanyol. Namun dari survei yang dilakukan di negeri matador tersebut, sepak bola ternyata dianggap sebagai olah raga paling tak aman.

Sebuah studi tentang keamanan warga negara dilakukan secara online tahun ini, melibatkan lebih dari 2000 partisipan berusia 18 hingga 65 tahun. Hasilnya 70 persen penduduk Spanyol menganggap stadion sepak bola sebagai tempat paling tak aman dibanding olah raga lain.

Bandingkan dengan 33,3 persen yang menyebut Formula 1 sebagai even olah raga yang tak aman untuk dihadiri, 32 persen untuk bola basket, 27,2 persen untuk tenis. Bahkan olah raga beresiko macam arena matador pun hanya dianggap berbahaya oleh 32,8 persen responden.

Angka untuk sepak bola itu naik hampir 16 persen dan jauh memburuk dibanding studi yang sama tahun 2009 lalu. Hal tersebut diyakini adalah pengaruh sikap antisosial di stadion sepak bola, seperti penghinaan fisik dan verbal serta hooliganisme.

Sementara untuk stadion yang dianggap punya tingkat keamanan terburuk di antaranya adalah area Andalusia dan Valencia. Sedangkan di ibukota Madrid serta daerah Catalan, persepsi tentang tingkat keamanannya jauh lebih baik.  

Madrid Inginkan Lewandowski


Madrid Inginkan Lewandowski
AS mengklaim, salah satu target transfer Real Madrid pada bursa mendatang adalah pemain yang telah memberi mereka luka sangat parah di Liga Champions musim ini, Robert Lewandowski.

Striker 24 tahun Polandia itu mencetak empat gol saat Borussia Dortmund menghantam Madrid 4-1 pada semifinal leg pertama di Signal Iduna Park. Madrid mencoba membalas pada leg kedua di Santiago Bernabeu, tapi hanya sanggup menang 2-0 dan harus rela tersingkir dengan agregat 3-4. Tikaman Lewandowski di Jerman rupanya terlalu dalam hingga membuat sang pemilik sembilan gelar tak sanggup bertahan.

Performa super kolektor 10 gol di Eropa musim 2012/13 itu membuat namanya dikaitkan dengan sejumlah raksasa, dan salah satunya adalah rival Dortmund sesama finalis di Wembley 25 Mei nanti, Bayern Munich.

Dortmund, yang sudah dipastikan akan kehilangan Mario Gotze ke Bayern, tak mau lagi melihat bintangnya berlabuh di Allianz Arena. Sebelum ini, bahkan beredar kabar Dortmund menawarkan Lewandowski ke kubu Madrid agar dia tidak mengikuti jejak Gotze.

AS pun melansir kabar bahwa Madrid ternyata juga berminat terhadap Lewandowski dan siap mendahului Bayern dalam perburuan untuk mendapatkan jasanya.

Masih menurut AS, Dortmund mematok harga €25 juta untuk Lewandowski. Namun, mereka siap melepasnya dengan biaya €20 juta jika Madrid yang mengajukan proposal penawaran.

Madrid sendiri sudah berencana melego salah satu strikernya, Gonzalo Higuain, pada bursa mendatang. Melihat situasi seperti ini, tampaknya cukup besar peluang bagi publik sepak bola dunia untuk melihat Lewandowski berseragam putih musim depan.

Ribery Mau Kontrak Baru


Ribery Mau Kontrak Baru
Franck Ribery sudah memperkuat Bayern Munich sejak 2007, tapi winger Prancis itu masih ingin bertahan lebih lama lagi di Allianz Arena.

Ribery, 30, telah membantu Bayern merebut tiga trofi Bundesliga selama enam tahun pengabdiannya. Musim ini pun dia berperan meloloskan sang raksasa Bavaria ke final Liga Champions di Wembley.

Kontrak Ribery akan habis Juni 2015 mendatang. Kepada Kicker, dia mengindikasikan keinginannya untuk menandatangi kontrak baru.

"Saya mau sekali (memperpanjang kontrak)! Saya sangat bahagia di sini. Jika itu mungkin, kenapa tidak?" kata Ribery seperti dikutip situs resmi FIFA.

Minggu lalu, direktur Bayern Matthias Sammer mengatakan bahwa dia berniat mengikat Ribery dengan kesepakatan anyar. Menurut Sammer, hal itu sepertinya bakal terwujud dalam waktu dekat. 

PSSI Hukum 17 Perangkat Pertandingan


PSSI Hukum 17 Perangkat Pertandingan
Kerja Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam meminimalisir buruknya kualitas pertandingan di kompetisi Indonesia Super League (ISL), perlahan mulai membuahkan hasil.

Terkini, Komite Wasit telah menjatuhkan hukuman terhadap 17 perangkat pertandingan, yang terdiri dari Pengawas Pertandingan (PP), Wasit dan Asisten Wasit. Hal tersebut, diungkapkan Ketua Komite Wasit Robertho Rouw, Senin (22/4).

Dikatakan Robertho, hukuman yang dijatuhkan Komite Wasit PSSI beraneka ragam. Mulai dari 4 minggu off sampai 12 minggu off hingga di-grounded untuk satu musim kompetisi.

"Wasit Aeng Suarlan diputuskan untuk off satu musim kompetisi. Tetapi dia dipantau juga oleh Komite Wasit. Bisa saja dipotong masa hukumannya. Tapi bisa juga tidak," ungkapnya.

Dikatakannya lagi, selama paruh waktu musim kompetisi ISL tahun ini, tercatat satu orang Pengawas Pertandingan yang mendapat sanksi off tugas selama 6 minggu. Yakni, Budi Winarso asal Jawa Tengah. Sedangkan wasit, tercatat empat orang selain Aeng Suarlan. Masing-masing, Ahmad Suparman asal Jawa Barat off 4 minggu, Jerry Elly asal Jawa Barat off 6 minggu, Maslah Iksan asal Sumatera Utara off 12 minggu, dan Moch Adung asal DKI Jakarta off 4 minggu.

Sementara untuk Asisten Wasit, tercatat 11 orang yang dihukum dengan sanksi mulai dari off tugas 4 hingga 6 minggu. Mereka tercatat adalah Alexander Dacosta (DIY), Budi Prihanarko (Jabar), Ficky Pengarepan (Sulut), Fuad Kohar (Jatim), Jhonie (Jatim), M. Syamsuri (DKI Jakarta), M. Yamin Saputra (Jabar), Moch. Musyafak (Jatim), Puji Abadi (DKI Jakarta), Tri Wahyudi (DIY) dan Ujang Suryana (DKI).

"Kita akan update dan sampaikan ke publik nama-nama mereka yang dihukum. Biar semua tahu bahwa kami di PSSI bekerja keras untuk melindungi dan memastikan kualitas kompetisi berjalan dengan baik dan sesuai apa yang kita canangkan. Termasuk juga Komisi Disiplin, pasti akan menghukum pemain dan official tim yang berperilaku buruk," imbuh anggota Komite Eksekutif PSSI tersebut.

Ditambahkannya, PSSI di era sekarang sudah bertekad membasmi habis perilaku buruk perangkat pertandingan dan pemain serta official tim berkaitan dengan kualitas pertandingan. Komite Wasit dan Komisi Disiplin akan bekerja sama untuk itu.

"Selesai sudah gaya-gaya masa lalu, wasit disuap atau sebaliknya wasit diintimidasi oleh official. Tidak ada lagi ke depan. Yang memenangkan pertandingan adalah kualitas tim. Terbaik di semua aspek, itu yang layak memang. Tidak ada pengaturan-pengaturan. Pasti kita sikat habis," pungkasnya.